Research
Tentuin produk Bali yang lagi diminati & marketplace yang paling cocok — endek buat Etsy, skincare buat Amazon Jepang, dan seterusnya.
6,95 juta turis asing datang ke Bali tahun lalu — lalu pulang, dan tetap beli barang Bali. Cuma bukan dari kamu. Kelas ini ngajarin cara buka pintunya: ambil barang dari pengrajin lokal, jual ke Amazon & Etsy, dibayar dollar.
Bahkan kalau kamu belum pernah jualan ke luar negeri sama sekali.
Baru ngerti ternyata kain endek keluarga bisa dijual di Etsy. Sekarang lagi siapin listing pertama.
Aku bukan pengrajin, kerjaan kantoran biasa. Sekarang jastipin dupa & skincare dari UMKM tetangga ke temen diaspora di Amerika.
Produk ukiran bapak sekarang punya toko sendiri di Etsy. Prosesnya jelas banget, dari nol beneran diajarin.
Dulu cuma nunggu turis dateng ke kios. Sekarang ngerti gimana caranya mereka tetap bisa beli walau udah balik ke negaranya.
Ini bukan opini. Ini data resmi BPS Bali sepanjang 2025 — dan dua angka terakhir bakal bikin kamu mikir.
Baca ulang dua angka terakhir. Turisnya naik hampir 10%. Ekspor barangnya malah turun 10%.
Artinya Bali jago banget jualan pengalaman — villa, tour, kopi, sunset. Tapi begitu turisnya check-out, hubungan dagangnya selesai. Mereka pulang bawa satu kain endek, satu tas rotan, satu patung kayu. Habis itu putus.
Padahal mereka nggak berhenti pengen. Mereka pamerin ke temennya, temennya nanya "beli di mana?", terus searching. Yang muncul di layar mereka: toko Etsy milik seller di Los Angeles atau Sydney — yang ambil barangnya grosiran dari Bali, lalu dijual berkali lipat dalam dollar.
Turisnya kamu yang layanin. Repeat order-nya orang lain yang makan.
Bedanya cuma satu, dan ini bukan soal modal: mereka punya toko yang masih bisa diakses setelah turisnya pulang. Kamu belum.
Kabar baiknya, kamu nggak perlu nambah turis. Awareness Bali udah dibayarin sama 6,95 juta orang itu, gratis. Kamu cuma perlu satu hal: pintu supaya mereka masih bisa belanja dari negara asalnya. Pintu itu namanya Amazon & Etsy — dan cara bukanya yang dibahas 3–4 jam di kelas ini.
Ini yang paling sering kami dengar dari warga Bali — baik yang punya usaha kerajinan sendiri, maupun yang cuma pengen coba bisnis jastip ekspor tanpa produksi sendiri.
Australia, India, China, Amerika, Jepang — mereka bolak-balik ke Bali tiap tahun, dan diaspora Indonesia di luar negeri sering kangen barang kampung halaman. Kamu nggak perlu jadi pengrajinnya. Cukup jadi yang menjembatani produk lokal Bali ke tangan mereka, ala sistem jastip.
Framework yang sama, dipakai Ananda Yudha buat jalanin bisnis jastip & ekspor-impor sejak 2015 — sekarang arahnya dibalik: dari Bali ke luar negeri.
Tentuin produk Bali yang lagi diminati & marketplace yang paling cocok — endek buat Etsy, skincare buat Amazon Jepang, dan seterusnya.
Kumpulin calon pembeli dulu, dari listing marketplace, komunitas diaspora, sampai turis yang udah balik ke negara asal. Belum ada order, belum belanja barang.
Setelah ada pembeli, baru sourcing dari pengrajin lokal Bali dan kirim lewat jalur pengiriman jastip.id sampai ke tangan pembeli di luar negeri.
Gambaran kasar produk khas Bali, negara yang paling minat, dan marketplace yang paling pas — bakal dikupas lebih detail di kelas.
| Produk Bali | Negara Cocok | Marketplace | Kenapa Diminati |
|---|---|---|---|
| Endek & Tenun Ikat | AmerikaEropa | Etsy | Dianggap "wearable art", dicari pecinta tekstil etnik & desainer |
| Ukiran Kayu & Patung Mini | AmerikaAustralia | Etsy, eBay | Estetika Bali dianggap eksotis untuk dekorasi rumah |
| Perak Celuk (perhiasan) | JepangEropa | Etsy, Amazon Jepang | Craftsmanship perak dianggap premium & custom-able |
| Skincare & Minyak Alami | JepangAustralia | Amazon Jepang, Etsy | Tren natural & organic beauty dari Asia Tenggara naik terus |
| Dupa & Aromaterapi | AmerikaEropa | Etsy | Ikut tren healing, yoga, dan ritual "self care" global |
| Anyaman Bambu & Rotan | AustraliaEropa | Etsy, eBay | Material sustainable, cocok tren boho home decor |
| Resortwear & Fashion Pantai | AustraliaAmerika | Amazon, eBay, Etsy | Bali identik gaya liburan tropis, demand tinggi musim panas |
Perhatiin kolom "Negara Cocok" — itu negara yang sama yang tiap tahun ngirim turisnya ke Bali. Australia sendiri nyumbang 1,63 juta kunjungan di 2025. Pasarnya bukan orang asing, mereka udah pernah ke sini.
Empat istilah yang paling sering bikin orang ragu buat mulai ekspor — bakal kamu ngerti dasarnya setelah kelas ini.
Identitas resmi biar diakui sebagai eksportir, didaftarin online lewat OSS. Gratis, dan nggak seribet yang dibayangin kalau tau caranya.
Kode klasifikasi barang untuk bea cukai. Kain, kayu, dan skincare punya kode berbeda yang nentuin pajak & syarat pengiriman.
Dokumen ekspor resmi, wajib kalau nilai kiriman di atas USD 1.500. Kiriman satuan lewat marketplace biasanya masih di bawah ambang ini.
Untuk produk berbahan kayu, kulit, atau tanaman, ada izin karantina tambahan. Kamu bakal tau mana yang kena, mana yang enggak.
Catatan: materi ini edukasi dasar untuk pemula, bukan pengganti konsultasi resmi ke Bea Cukai atau instansi terkait untuk kasus produk yang spesifik.
Tiap modul punya harga wajarnya sendiri kalau dijual terpisah. Di bawah kamu bisa lihat totalnya — dan berapa yang sebenernya kamu bayar hari ini.
Cara nemuin & kerja sama dengan pengrajin lokal Bali sebagai sumber barang, tanpa harus produksi sendiri, plus trik foto & deskripsi yang laku di mata pembeli luar negeri.
Cara jangkau buyer lewat komunitas diaspora & turis yang udah pernah ke Bali, sekaligus step-by-step daftar akun seller di Amazon, Etsy, dan eBay dari Bali.
NIB, HS Code, dan PEB dijelasin dari sisi praktik, bukan teori aturan. Kamu keluar kelas tau harus ngurus apa duluan.
Cara packing aman untuk kirim jarak jauh, dan pilihan jalur logistik lewat jastip.id biar barang nyampe utuh.
Cara nentuin harga jual dalam USD biar tetap untung setelah ongkir & fee marketplace — lengkap dengan rumusnya.
Belajar dari kasus nyata pengrajin yang produknya udah kejual ke Jepang, Amerika, dan Eropa — apa yang mereka lakuin beda.
Tahun 2015 Yudha mulai dari hal yang kelihatan sepele: jastip. Nggak punya toko, nggak punya gudang, nggak punya pabrik. Cuma ngerti satu hal — di mana barang bisa diambil murah, dan siapa yang mau bayar mahal.
Bukan cerita motivasi. Ini angka aslinya:
Uang pembelinya masuk duluan. Barangnya dibeli belakangan.
Itu yang bikin bisnis ini bisa dimulai tanpa modal nyetok — dan itu juga sistem yang bakal kamu pelajari di kelas ini, cuma barangnya diganti kerajinan Bali.Dari situ dia naik kelas. China, Hongkong, Thailand, Singapura, Malaysia, Macau. 200+ business trip — bukan buat jalan-jalan, tapi buat ketemu pabrik langsung. Sampai akhirnya dia bikin brand sendiri: racing part titanium yang dia import khusus dari China untuk Kawasaki Ninja, Vespa matic, Honda matic, Yamaha matic, sampai RX King.
Lalu terjadi hal yang jarang banget dilakuin orang Indonesia: dia balik arah. Part motor dari Indonesia, dia ekspor ke China. Ke negara yang selama ini jadi pemasok semua orang.
Kalau part motor Indonesia aja bisa nembus pasar China, kerajinan Bali — yang namanya udah kebeli di kepala orang sedunia — nggak ada alasan buat berhenti di pasar seni.
Itu sebabnya materi ini ada. Yang Yudha bawa ke Hotel Azana bukan teori dari buku, tapi jalur yang sama yang dia pakai 10 tahun terakhir — cuma dibalik arahnya: dari luar-ke-Indonesia, jadi Bali-ke-dunia.
Sebelum kamu bayar Rp97.000, baca dua kolom ini dulu. Lebih baik kamu skip daripada dateng terus kecewa.
“Udah ikut beberapa kelas, tapi Jastip ini yang paling komprehensif dan paling komunikatif”
“Jadi tau kalau di Jastip bener-bener ada perhitungan yang transparan, jadi nggak zonk”
“Yang saya suka, saya bisa ngerti cara jual bagasi tanpa harus pergi”
“Baru tau jalan-jalan bisa gratis karena dibayarin bisnis jastip”
Sabtu, 26 September 2026, mulai jam 10.00 WITA di Hotel Azana, Bali. Alamat lengkap, nama ruangan, dan rute akan dikirim ke grup WA komunitas.
Justru itu inti bisnis jastip ekspor. Kamu bakal diajarin cara cari partner pengrajin sebagai sumber barang, kumpulin pembeli, dan ambil margin dari situ — tanpa harus produksi sendiri.
Bisa banget. Materi dimulai dari cara milih produk yang potensial, jadi cocok buat kamu yang lagi bantu usaha keluarga atau baru mau mulai.
NIB, HS Code, dan PEB dijelasin dengan bahasa yang sederhana dan contoh kasus nyata, bukan pasal-pasal hukum.
Listing di Etsy/Amazon bisa dibantu translate & template deskripsi. Yang penting produknya kuat, bahasa bisa dipelajari sambil jalan.
Nggak perlu modal besar di awal. Kelas ini fokus mulai dari produk yang udah ada, dan sistem PO ala jastip — pembeli bayar duluan, barang disourcing belakangan.
Sudah termasuk materi 3–4 jam tatap muka, e-book, akses grup WhatsApp komunitas, dan networking bareng sesama peserta. Satu harga, tanpa biaya tersembunyi.
Kelas ini format tatap muka langsung di Hotel Azana Bali, jadi nggak ada rekaman resmi. Untuk peserta yang berhalangan, hubungi tim jastip.id lewat WhatsApp untuk opsi yang tersedia.
Tidak. Angka jastip yang ditampilkan adalah catatan transaksi nyata Ananda Yudha di masa lalu, bukan proyeksi hasil kamu. Semua contoh & estimasi di kelas ini adalah gambaran peluang, bukan jaminan. Hasil setiap peserta tergantung produk, konsistensi, dan eksekusi masing-masing.
Sabtu, 26 September 2026 · 10.00 WITA · Hotel Azana, Bali. Kursi terbatas, cuma 150 kapasitas ballroom.
Lihat Detail & Daftar, Rp97.000 →